Kapolres Kolaka Timur Pimpin Pemadaman Kebakaran Hutan Pinus di Talodo, 6 Hektare Terbakar

  • Bagikan
Kapolres Kolaka Timur Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan Pinus, 6 Hektare Ludes
Kapolres Kolaka Timur Turun Langsung Padamkan Kebakaran Hutan Pinus, 6 Hektare Ludes

Kolaka Timur – Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo turun langsung memimpin pemadaman kebakaran lahan dan kawasan hutan pinus di perbatasan Desa Talodo, Kabupaten Kolaka Timur. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 6 hektare lahan.

“Pak Desa menghubungi piket penjagaan melalui WhatsApp sehingga anggota langsung ke lokasi kejadian. Kemudian saya berkoordinasi dengan Damkar dan BPBD Kabupaten Kolaka Timur,” ujar Kapolsek Lalolae Ipda Achmad saat dikonfirmasi.

Kebakaran diketahui pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 14.00 Wita setelah personel Polsek Lalolae menerima informasi dari masyarakat dan Kepala Desa Talodo, Aprisan. Personel piket kemudian bergerak ke lokasi di perbatasan Desa Talodo, Kecamatan Lalolae, dengan Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Kapolres Kolaka Timur bersama personel Polres Kolaka Timur, Polsek Lalolae, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat desa, dan masyarakat setempat mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 15.00 Wita.

Proses pemadaman berlangsung hingga dini hari. Petugas menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kondisi tebing yang tinggi, sumber air yang jauh dari titik kebakaran, hingga banyaknya ranting pohon kering yang mudah terbakar.

Upaya pemadaman kemudian diperkuat tim Damkar dan BPBD Kabupaten Kolaka sekitar pukul 21.00 Wita. Kedatangan tim tersebut merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dan Pemerintah Kabupaten Kolaka.

Setelah berjibaku selama berjam-jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan api. Proses pemadaman berakhir pada Selasa (3/11) sekitar pukul 04.30 Wita.

Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo melalui Kapolsek Lalolae Ipda Achmad mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Achmad juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama selama musim kemarau. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api di kawasan lahan maupun hutan.

“Saya mengimbau kepada warga untuk bersama-sama mengantisipasi kebakaran mengingat musim kemarau,” tuturnya.

Ia menambahkan, keterlibatan personel kepolisian bersama tim gabungan dan masyarakat dalam pemadaman tersebut merupakan upaya mencegah meluasnya kebakaran sekaligus menjaga keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

  • Bagikan