Diduga Dianiaya Dua Warga, Sepasang Suami Istri Asal Tanakeke Dilarikan ke Rumah Sakit

  • Bagikan

Takalar, KOMPASNEWS – Sepasang suami istri asal Desa Maccini Baji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, menjadi korban dugaan penganiayaan di kawasan Taman Kota Pattallassang, Jumat (30/10/2026).

Kedua korban, Jusman Dg Gading dan Nurdia Dg Rannu, mengalami luka akibat kejadian tersebut. Jusman menderita tiga luka robek di kepala yang harus mendapat jahitan medis. Sementara istrinya mengalami sejumlah luka lebam pada bagian tangan.

Dugaan penganiayaan tersebut melibatkan dua warga Desa Balangdatu, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, berinisial Gassing dan Marsuki.

Jusman mengaku diserang secara tiba-tiba bersama istrinya. Ia juga mengaku mengalami luka serius di bagian kepala.

“Kami tiba-tiba dipukul. Saya tidak menyangka kejadian ini menimpa kami. Saya juga khawatir dengan kondisi istri saya,” ungkap Jusman.

Nurdia mengaku turut menjadi korban saat berusaha melindungi suaminya.

“Saya hanya berusaha melindungi suami, tetapi saya juga terkena pukulan,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan sementara di lokasi, kedua terduga pelaku diduga menggunakan batu saat melakukan penyerangan.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi, motif, maupun penanganan kasus tersebut. Identitas dan keterlibatan pihak-pihak yang disebutkan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. (*)

  • Bagikan