KOMPASnews – MAKASSAR — Personel gabungan Polrestabes Makassar dan jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) atau Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), sekaligus mengantisipasi aksi geng motor dan premanisme.

Kegiatan tersebut digelar pada Rabu malam, 7 Oktober 2026, di kawasan Upperhills, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.
Apel personel gabungan dimulai sekitar pukul 20.20 WITA di area parkir Upperhills. Apel dipimpin Kabag Ops Polrestabes Makassar Kompol Edy Sumantri, S.Sos., M.H.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Siska Dwimarita Susanti, S.E., M.Si., Kapolsek Mariso Kompol Mahrus Ibrahim, S.Sos., M.H., Kasi Propam AKP Setya Budy, S.H., M.M., PS Kasi Humas AKP Jafar Achmad, S.Pd., S.H., M.H., PS Kasikum AKP Ramli Jufri, S.H., serta PS Kasium AKP Bambang Supriady, S.E.

Usai apel, personel gabungan langsung melakukan kegiatan penertiban di depan Gedung Upperhills. Sasaran utama kegiatan yakni kelompok yang diduga terlibat geng motor dan aksi premanisme.
Petugas juga mengarahkan sejumlah pengendara, khususnya sepeda motor roda dua (R2) yang tidak memenuhi kelengkapan, untuk masuk ke area parkir Upperhills. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan, kelengkapan administrasi serta kelengkapan kendaraan.

Namun, sekitar pukul 21.15 WITA, terjadi insiden kecelakaan saat seorang pengendara sepeda motor berupaya menghindari pemeriksaan petugas.
Dalam kejadian tersebut, salah seorang personel Ditpam Obvit, Maulana Malik Ibrahim, terlibat kecelakaan dan terpental setelah tertabrak kendaraan yang dikendarai seorang pengendara yang berboncengan tiga.
Personel yang mengalami kecelakaan kemudian diamankan dan mendapatkan penanganan awal di musala Gedung Upperhills. Ia dilaporkan mengalami sakit pada bagian pipi sebelah kiri serta luka robek di bagian dalam bibir.

Sementara itu, pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan juga mengalami sejumlah luka akibat terjatuh dari kendaraannya.
Kegiatan penertiban terus dilanjutkan. Sekitar pukul 22.23 WITA, personel gabungan mengangkut ratusan kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran untuk dibawa ke Mako Polrestabes Makassar guna menjalani proses dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Selanjutnya, sekitar pukul 22.50 WITA, Kapolsek Mariso Kompol Mahrus Ibrahim bersama personel Polsek Mariso dan personel gabungan Polrestabes Makassar melaksanakan apel konsolidasi.

Seluruh rangkaian kegiatan Cipkon/KRYD tersebut berakhir sekitar pukul 23.00 WITA dalam keadaan aman dan terkendali.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polrestabes Makassar bersama jajaran dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi geng motor dan premanisme di wilayah hukum Polrestabes Makassar.












