Ridwan Bae Minta ASR Rajin Turun ke Lapangan dan Dengarkan Aspirasi Warga Sultra

  • Bagikan
Ridwan Bae Minta ASR Rajin Turun ke Lapangan dan Dengarkan Aspirasi Warga Sultra
Ridwan Bae Minta ASR Rajin Turun ke Lapangan dan Dengarkan Aspirasi Warga Sultra

Kendari __Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Bae, meminta Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) lebih intensif turun langsung ke daerah untuk mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran gubernur di tengah masyarakat diperlukan agar kebijakan pemerintah sesuai dengan kebutuhan warga.

“Kalau gubernur turun langsung, tentu akan lebih mudah mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Jangan berkunjung ke daerah hanya karena kegiatan keagamaan, hari jadi kabupaten, atau sekadar bertemu bupati dan perangkatnya,” kata Ridwan Bae kepada media, rabu (28/10/2026).

Ridwan menilai, kepemimpinan daerah tidak cukup hanya mengandalkan laporan administratif dan koordinasi di balik meja. Gubernur perlu melihat langsung kondisi masyarakat untuk mengetahui persoalan infrastruktur, pelayanan publik, serta masalah sosial dan ekonomi yang dihadapi setiap daerah.

Dia juga menyarankan ASR mengintensifkan rapat koordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota se-Sultra. Menurutnya, forum tersebut penting untuk bertukar informasi mengenai kebutuhan masyarakat, mengevaluasi pembangunan, dan menentukan program prioritas pemerintah provinsi.

“Semestinya Gubernur ASR rutin melakukan rapat koordinasi dengan para bupati dan wali kota untuk saling bertukar informasi tentang kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Ridwan mengaku belum pernah mendengar adanya rapat koordinasi yang melibatkan seluruh bupati dan wali kota se-Sultra selama ASR menjabat gubernur. Dia menyarankan pertemuan tersebut digelar setiap tiga bulan atau setidaknya enam bulan sekali.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota perlu berjalan beriringan dengan kunjungan lapangan. Dengan begitu, pemerintah dapat memperoleh gambaran lebih menyeluruh mengenai persoalan daerah dan menyusun kebijakan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Ridwan juga mencontohkan pola kepemimpinan Presiden ke-2 RI, Soeharto, yang menurutnya kerap mengunjungi berbagai daerah untuk berdialog dengan masyarakat. Dia berharap komunikasi langsung antara pemimpin dan warga dapat menjadi bahan refleksi bagi kepemimpinan di Sultra, dengan menyesuaikan kebutuhan dan tata kelola pemerintahan saat ini.

Bagi Ridwan, kunjungan lapangan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan bagi kepala daerah untuk menyerap aspirasi sekaligus memantau pelaksanaan pembangunan.

Dia berharap ASR lebih sering mengunjungi daerah-daerah di Sultra dan berdialog langsung dengan masyarakat agar persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui dan ditindaklanjuti pemerintah.

  • Bagikan