Selayar, KOMPASNEWS – Sekitar 25 kilogram (kg) kokain ditemukan terdampar di bibir pantai Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Paket narkoba tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan di dua lokasi berbeda sebelum kemudian dilaporkan kepada Polres dan Kodim.
Nelayan pertama kali menemukan sekitar 1 kilogram paket kokain di Kecamatan Bontosikuyu pada Sabtu (28/2) lalu. Temuan paket narkoba itu langsung dilaporkan ke Polres Selayar.
“Pertemuan pertama itu langsung ditemukan oleh nelayan kemudian menghubungi Polres. Itu sudah dikirim barangnya ke Labfor dan sudah positif kokain,” ujar Kasubsie Humas Polres Selayar Aipda Suardi Andre, Sabtu (14/3/2026).
Setelah barang tersebut dipastikan kokain, pihak kepolisian melanjutkan pencarian di sekitar lokasi. Hasilnya, sekitar 4 kilogram paket kokain ditemukan delapan hari sejak penemuan yang pertama.
“Barang seperti itu diduga kalau dia hanyut berarti paketnya banyak, curiganya begitu, makanya Kapolres minta dicari lagi, akhirnya dapat lagi,” jelas Aipda Suardi.
20 Kilogram Kokain Lainnya Dilaporkan ke Kodim Selayar
Sementara itu, 20 kilogram kokain lainnya ditemukan terdampar di bibir Pantai Bontomanai. Temuan paket narkoba itu kemudian dilaporkan kepada Babinsa setempat, yang kemudian melaporkannya ke Dandim Selayar.
“Sampai di rumah Dandim, awalnya Pak Dandim tidak percaya itu kokain, tapi kemudian beliau menghubungi Kapolres, Kapolres sampaikan kami juga mencari karena kami temukan beberapa sebelumnya,” jelas Aipda Suardi.
Menurutnya, 20 kilogram kokain yang ditemukan di Bontomanai terdiri dari 14 paket utuh. Sementara 6 paket lainnya sudah kemasukan air.
“Cuma 20 paket, 14 itu utuh, yang 6 sisanya itu kemasukan air, mungkin di jalan kemasukan air, tapi masih dalam paketnya, tapi tetap dimasukkan ke dalam karung biar tidak meleleh,” jelasnya.
20 kilogram kokain yang sebelumnya diserahkan ke Dandim Selayar itu kini telah diserahkan ke Polres Selayar. Kedua institusi tersebut berencana melakukan konferensi pers pada Senin (16/3) mendatang.
“Pak Kapolres pimpin langsung sama Kasat Narkoba, Kasat Intel, disaksikan sama Provos Kodim, Provos Polres, semua menyaksikan diserahkan 20 paket (dari Kodim),” jelasnya. (skr)












