Jakarta, KOMPASNEWS – Presiden ke-2 RI Soeharto diusul menjadi pahlawan nasional. Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan, pengusulan itu telah melalui mekanisme yang tepat.
“Tetapi kita juga mendengar ada yang keberatan. Saya kira perbedaan pendapat itu biasa,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).
Menurutnya, usulan Soeharto menjadi pahlawan nasional sudah dibahas oleh Dewan Gelar. Dewan Gelar yang akan memutuskan.
Gus Ipul menjelaskan gelar pahlawan untuk seseorang memiliki syarat khusus. Menurutnya, Soeharto memenuhi syarat itu.
“Tetapi yang kita lihat di sini adalah syarat-syarat formilnya telah mencukupi,” jelasnya.
Selain itu, menurutnya, proses penilaian tidak serta-merta dilakukan di tingkat pusat. Setiap pengajuan harus terlebih dahulu melewati tahapan di daerah.
“Beberapa nama di antaranya kemarin sudah saya sampaikan ada Presiden Abdurrahman Wahid, ada Presiden Soeharto, juga ada pejuang buruh Marsinah, dan ada beberapa tokoh-tokoh juga dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia,” ucap dia. (skr)












