Soppeng, KOMPASNEWS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melanjutkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 24 kabupaten/kota. Di Kabupaten Soppeng, kegiatan dipusatkan di Pelataran Masjid Agung Darussalam Watansoppeng.
Bupati Soppeng Suwardi Haseng mengatakan, tujuan utama gerakan ini untuk memastikan pasokan pangan tetap stabil, mengendalikan harga agar tetap terjangkau, dan pada akhirnya meredam laju inflasi daerah.
“GPM adalah manifestasi nyata dari sinergi kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Gerakan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi gejolak harga pangan yang kadang tak terhindarkan,” ujar Suwardi, kemarin.
Ia mengemukakan, GPM adalah bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Suwardi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok di Soppeng.
Adapun total nilai barang kebutuhan pokok yang didistribusikan dalam GPM di Soppeng mencapai Rp 62.295.000. Bahan pangan yang ditawarkan pun beragam.
Mulai dari beras medium SPHP (1.000 kg), berbagai jenis minyak goreng, gula pasir, terigu, hingga komoditas segar seperti bawang merah, bawang putih, cabai, telur, dan aneka pangan segar olahan lainnya.
Diharapkan, melalui GPM Serentak ini, beban ekonomi masyarakat Soppeng menjadi lebih ringan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi penegasan upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan. (ham/skr)












