Soppeng, KOMPASNEWS – Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 604 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Soppeng. Selain itu, Bupati Suwardi juga memberi penghargaan kepada ASN berprestasi 2025.
Acara penyematan berlangsung di Gedung Pertemuan Kabupaten Soppeng, Jumat (19/12/2025). Turut hadir jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Soppeng.
Rinciannya, sebanyak 604 ASN menerima penghargaan pada tahun ini. 593 orang menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia sebagai pengakuan atas pengabdian tanpa cela selama puluhan tahun, dengan rincian:
Masa Pengabdian 10 Tahun: 261 Orang
Masa Pengabdian 20 Tahun: 157 Orang
Masa Pengabdian 30 Tahun: 175 Orang
Selain itu, Bupati juga memberikan penghargaan kepada 11 ASN Berprestasi (3 orang dari tingkat SKPD dan 8 orang dari berbagai unit kerja) sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Latemmamala.
Bupati Suwardi menegaskan bahwa tanda kehormatan ini bukan sekadar simbol formalitas. Melainkan bukti nyata pengakuan negara atas kejujuran, kecakapan, dan kedisiplinan ASN.
”Satyalancana Karya Satya adalah wujud penghargaan atas pengabdian yang tulus dan konsisten. Saya berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks. ASN dituntut untuk adaptif terhadap teknologi dan menjunjung tinggi transparansi.
“Sebagai pelayan masyarakat, kepercayaan publik adalah modal utama. ASN harus profesional, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Mendorong Budaya Kerja Inovatif
Penganugerahan ini diharapkan mampu memicu lahirnya budaya kerja yang kompetitif dan inovatif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng.
Dengan semangat gotong royong dan profesionalisme yang meningkat, Pemkab Soppeng optimis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Acara diakhiri dengan penyerahan simbolis tanda kehormatan oleh Bupati kepada perwakilan ASN, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi atas pengabdian panjang para abdi negara tersebut. (ham/skr)












