Makassar, KOMPASNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, merencanakan pengadaan kembali sembilan armada truk jungkit (dump truck) kebersihan pada 2026 mendatang. Penambahan armada diharap bisa mengoptimalisasi pengangkutan sampah di 14 kecamatan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Makassar dalam menghadirkan layanan kebersihan yang responsif, cepat, dan berdampak langsung bagi kenyamanan serta kualitas hidup masyarakat.
“Ini bukti komitmen Pemkot Makassar dalam memperkuat layanan kebersihan dengan menghadirkan tambahan armada pengangkut sampah yang disiapkan DLH,” ujar Munafri saat meninjau langsung armada pengangkut sampah di Lapangan Karebosi, Makassar, Selasa
Armada tambahan tersebut akan difokuskan untuk mendukung pengangkutan sampah dari wilayah kota menuju TPA Antang, sehingga rantai pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut ditampilkan sebanyak 50 motor roda tiga milik DLH Kota Makassar, ditambah sembilan truk jungkit pengadaan terbaru 2025, serta dua mobil penyiram tanaman untuk menunjang kebersihan dan estetika kota.
Selain itu terdapat pula 15 motor roda tiga bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), yang siap memperkuat armada kebersihan di tingkat lingkungan.
Munafri Arifuddin mengatakan hadirnya armada pengangkut sampah ini difokuskan pada optimalisasi operasional, khususnya motor roda tiga yang dinilai efektif menjangkau kawasan permukiman padat dan lorong-lorong sempit.
“Kendaraan roda tiga sampah ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah, sekaligus mempercepat pelayanan pengangkutan sampah secara langsung dari rumah warga,” jelas Munafri .
Munafri berharap penguatan armada kebersihan ini dapat menjadi salah satu solusi konkret untuk mengurangi penumpukan dan timbunan sampah di tengah masyarakat.
Menurutnya, salah satu penyebab utama terjadinya keterlambatan pengangkutan sampah selama ini adalah kondisi kendaraan operasional yang tidak optimal atau mengalami kerusakan.












