Sengkang, KOMPASNEWS – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di kediamannya di Bolapute, Jalan Pahlawan, Sengkang, Kabupaten Wajo, Senin (9/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Andi Iwan Darmawan Aras memberikan santunan berupa paket sembako dan uang tunai kepada ribuan yang jumlahnya lebih dari 200 an masyarakat yang membutuhkan, khususnya wilayah Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo, Sulsel.
Kegiatan sosial ini merupakan agenda rutin yang kerap dilakukan oleh Andi Iwan Darmawan Aras dan tidak hanya dilaksanakan pada momentum bulan suci Ramadan saja.
Selain di Kabupaten Wajo, kegiatan serupa juga rutin digelar di berbagai daerah lain di Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan santunan tersebut juga dilaksanakan beriringan dengan agenda kunjungan kerja terkait pembangunan infrastruktur di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wajo Andi Rosman, Ketua DPRD Kabupaten Wajo Firmansyah Perkesi, serta Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Sultan Tajang, yang turut mendampingi Andi Iwan Darmawan Aras dalam penyaluran santunan dan paket sembako kepada masyarakat.
“Jadi bukan saja di Kabupaten Wajo ini kita laksanakan, tetapi di beberapa tempat juga kita lakukan itu,” ujar Andi Iwan Darmawan Aras.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan aksi sosial yang telah menjadi rutinitas yang terus dilakukan selama ini.
“Ini sudah menjadi rutinitas biasa yang selama ini kita lakukan, bukan saja sebatas bulan puasa. Kebetulan saat ini kami berada di Kabupaten Wajo, sekalian melaksanakan kegiatan ini,” jelasnya.
Sementara itu, usai menghadiri acara buka puasa bersama di Kediaman Wakil Bupati Wajo, Andi Iwan Darmawan Aras juga menyampaikan perkembangan terkait rencana pembangunan infrastruktur di Kabupaten Wajo.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Wajo telah mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk tahun 2026 guna melanjutkan berbagai proyek infrastruktur yang telah direncanakan sebelumnya.
Ia menjelaskan bahwa luas jalan yang akan mendapatkan intervensi pembangunan masih dalam tahap pembahasan dan perencanaan agar dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat.
Saat ini, Kabupaten Wajo juga disebut menjadi salah satu daerah yang menerima alokasi anggaran terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan untuk sektor pembangunan infrastruktur.
“Tahun 2026 ini Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati mengusulkan kurang lebih Rp200 miliar. Harapannya kita bisa memaksimalkan dari yang sebelumnya,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa program Inpres Jalan Daerah harus didorong oleh pemerintah kabupaten, terutama dalam hal penyusunan perencanaan seperti Detail Engineering Design (DED).
“Inpres jalan daerah ini harus didorong oleh pemerintah kabupaten karena menyangkut usulan DED dan perencanaan lainnya. Pemerintah kabupaten yang merencanakan, kemudian kami yang menyampaikan kepada kementerian untuk mengeksekusi pekerjaan fisiknya,” jelasnya.
Sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Wajo, Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan akan terus berupaya memaksimalkan usulan tersebut agar dapat terealisasi pada tahun 2026.
“Tentunya kami selaku wakil masyarakat Kabupaten Wajo akan berusaha memaksimalkan usulan tersebut agar bisa teralokasikan anggaran. Realisasinya nanti di tahun 2026,” tutupnya. (arfian/skr)












