Belum 24 Jam, 2 Buruh Diciduk Usai Curi Rumah Dinas SD.

  • Bagikan
Belum 24 Jam, 2 Buruh Diciduk Usai Curi Rumah Dinas SD.
Belum 24 Jam, 2 Buruh Diciduk Usai Curi Rumah Dinas SD.

KOLAKA TIMUR — Dua buruh harian lepas berinisial MS dan MA diamankan polisi kurang dari 1 x 24 jam setelah diduga mencuri sejumlah barang di rumah dinas Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Benar, kami telah mengamankan dua orang berinisial MS dan MA yang diduga melakukan tindak pidana pencurian yang terjadi pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 00.30 Wita di perumahan sekolah SD Negeri 1 Lambandia,” kata Kapolsek Lambandia Iptu Ismail, S.H., M.H., saat dikonfirmasi.

Kasus tersebut terungkap setelah Jusman melaporkan informasi pencurian kepada piket penjagaan Polsek Lambandia. Dari laporan itu, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.

Barang yang dilaporkan hilang di antaranya satu mesin rotary hammer, satu gerinda listrik, satu tabung gas elpiji dan uang dalam celengan anak sekolah.

Sekitar pukul 17.00 Wita, polisi mendapat informasi keberadaan dua terduga pelaku di sebuah ruko yang sementara dibangun di Desa Lambandia, Kecamatan Lambandia, Koltim.

Kapolsek Lambandia bersama Kanit Reskrim dan personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) kemudian mendatangi lokasi tersebut. Polisi mengamankan MS dan MA beserta sejumlah barang yang diduga hasil pencurian.

“Barang bukti yang kami amankan berupa satu buah rotary hammer merek Bull, satu mesin gerinda listrik merek Moderen, satu tabung gas elpiji 3 kilogram dan satu kompor portable gas merek Trove warna biru,” ujar Ismail.

Ismail mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan menyimpan barang-barang berharga di tempat yang aman untuk mencegah terjadinya pencurian.

Sementara itu, Jusman mengapresiasi respons cepat personel Polsek Lambandia yang mengungkap kasus tersebut dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam setelah laporan diterima.

“Sangat baik. Pergerakan anggota Polsek Lambandia sangat tanggap terhadap aduan masyarakat,” kata Jusman.

Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan

  • Bagikan