Makassar, KOMPASNEWS – Kepengurusan KNPI Sulawesi Selatan versi Vonny Ameliani Suardi diminta tetap solid menjelang pelantikan yang hingga kini masih menunggu kepastian dari DPP KNPI. (16/04).
Meski tahapan Musyawarah Daerah (Musda) telah rampung, dinamika di tingkat pusat menjadi faktor utama belum terlaksananya pelantikan.
Situasi di tubuh KNPI pusat yang terpecah dalam beberapa kepemimpinan turut berdampak pada daerah, termasuk pada proses pelantikan KNPI Sulawesi Selatan.
Hal ini memunculkan perhatian dari berbagai kalangan organisasi kepemudaan (OKP) dan DPD II di kabupaten/kota.
Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Razikin, menegaskan bahwa kepengurusan Vonny Ameliani telah sah secara mekanisme organisasi. Ia menyebut seluruh proses telah dilalui sesuai aturan yang berlaku.
“Secara organisasi, penetapan Ketua KNPI Sulawesi Selatan sudah sah dan memiliki legitimasi,” ujarnya.
Sementara itu, panitia pelantikan menyampaikan bahwa kesiapan teknis telah mencapai 90 persen. Namun, pelaksanaan pelantikan KNPI Sulawesi Selatan masih menunggu kepastian resmi dari DPP KNPI terkait pihak yang akan melantik.
Di tengah kondisi tersebut, seluruh elemen pemuda diharapkan tetap menjaga persatuan dan tidak terpengaruh oleh dinamika yang terjadi di tingkat pusat. Dukungan OKP dan DPD II sejak Musda menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas organisasi.
Kepengurusan KNPI Sulawesi Selatan versi Vonny Ameliani juga menegaskan komitmennya untuk segera menjalankan program kerja kepemudaan setelah pelantikan terlaksana.
Sebagai penutup, seluruh pihak berharap polemik di tingkat pusat tidak menghambat langkah pemuda di daerah. KNPI Sulawesi Selatan diharapkan tetap menjadi wadah pemersatu, serta mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dengan semangat kolaborasi dan persatuan. (*)












