Syawalan Muhammadiyah Takalar 1447 H, Kadis Pertanian Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan

  • Bagikan

Takalar, KOMPASNEWS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Takalar menggelar kegiatan Syawalan 1447 Hijriyah, Sabtu (4/4/2026), di Aula Lantai 1 Pusat Dakwah Muhammadiyah Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.

Kegiatan ini menghadirkan Qadir Gassing sebagai narasumber, serta dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Staf Ahli Bupati, Muhammad Nurdin.

Suasana semakin menarik saat Kepala Dinas Pertanian Takalar, Parawansa Dg Rurung, hadir mengenakan seragam batik Muhammadiyah. Ia menegaskan kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari ikatan historis dan emosional dengan persyarikatan.

“Di Kecamatan Bontonompo, daerah saya lahir, merupakan basis Muhammadiyah. Masa kecil saya diwarnai dinamika Muhammadiyah,” ujarnya usai kegiatan.

Dalam momentum tersebut, Parawansa mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Menurutnya, pembangunan pesantren yang tengah dilakukan Muhammadiyah dapat disinergikan dengan pemanfaatan lahan produktif.

“Sambil membangun, lahan yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan. Ini bentuk kontribusi bersama dalam mendukung program ketahanan pangan,” jelasnya.

Sebagai informasi, PD Muhammadiyah Takalar saat ini tengah membangun Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Desa Timbuseng, Kecamatan Polongbangkeng Timur.

Pembangunan pesantren tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar, dengan tahap awal difokuskan pada pembangunan masjid sebagai fasilitas utama.

Syawalan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Ramadan, tetapi juga momentum strategis memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah berbasis ketahanan pangan. (*) 

  • Bagikan