Nipah Park Gandeng Rekan Sampah Dukung Gerakan Hijau di HUT ke-73 Kalla

  • Bagikan

Makassar, KOMPASNEWS – Dalam rangka memperingati HUT Kalla ke-73, Nipah Park menggandeng Rekan Sampah dalam mendorong upaya penyelamatan lingkungan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari perayaan bertajuk “Ruang Keluarga” yang digelar, di Rooftop Garden Nipah Park.

Kegiatan ini bertujuan mendaur ulang sampah organik dan anorganik yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung.

Sekedar diketahui, Rekan Sampah, yang merupakan bagian dari Rumata’ Artspace, dikenal melalui kiprahnya dalam Makassar International Writers Festival (MIWF) sejak tahun 2019 dengan semangat untuk mengurangi dan mengelola sampah, hingga seminimal mungkin tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tak hanya itu, Rekan Sampah juga aktif melakukan perhitungan jejak karbon dalam setiap kegiatan komunitas dan festival seni di Makassar.

Operational Manager Nipah Park and Office, Andi Muhammad Imam Rafsanjani, mengungkapkan, Nipah Park menggandeng Rekan Sampah sebagai mitra monitoring pengelolaan sampah di lingkungan green collaborator Nipah Park.

Kolaborasi ini mencakup pemantauan pasca event selama dua hingga tiga bulan untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan efektif dan hasil akhirnya dapat terukur secara nyata.

“Melalui laporan berkala yang disusun oleh Rekan Sampah, Nipah Park akan menerima pembaruan terkait volume sampah organik dan anorganik yang berhasil diolah, mulai dari jumlah sampah organik yang dikonversi menjadi pupuk maggot, hingga seberapa besar sampah plastik yang berhasil dikelola dan dimanfaatkan kembali,” kata Andi, Kamis (30/10/2025).

Berdasarkan hasil pencatatan awal pengelolaan sampah selama kegiatan Ruang Keluarga HUT Kalla ke-73, tercatat total 101,8 kilogram sampah yang berhasil dikumpulkan. Dari jumlah tersebut, sampah residu mendominasi dengan porsi 53,12 persen atau sekitar 54,08 kilogram, disusul oleh sampah plastik sebanyak 28,1 kilogram (27,6 persen) dan sampah organik sebanyak 19,62 kilogram (19,27 persen).

Data ini menjadi dasar pemantauan lanjutan oleh Rekan Sampah untuk melihat efektivitas pengelolaan pasca event. Adapun seluruh hasil pengolahan ini akan disusun dalam laporan akhir yang akan dirilis dalam dua hingga tiga bulan mendatang.

“Melalui sinergi ini, Nipah Park berupaya memperkuat ekosistem green lifestyle di lingkungan mal, sekaligus mengedukasi pengunjung dan tenant untuk berpartisipasi dalam gerakan pengelolaan sampah,” kata Andi. (wia/skr)

  • Bagikan