Kata Sudirman Usai Dana TKD Dipotong Menkeu: Kami Butuh Pemerataan

  • Bagikan
Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman bertemu Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

Jakarta, KOMPASNEWS – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman merespons pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sudirman mengatakan, dana TKD merupakan komponen vital agar pemerataan bisa tetap berlanjut.

“Kami menyampaikan kepada Bapak Menteri agar pusat memberi perhatian khusus bagi daerah-daerah yang masih tertinggal, terutama terkait sekolah dan akses jalan,” ujar Andi Sudirman saat menghadiri audiensi bersama Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Gedung Djuanda, Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Selasa, kemarin.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh para Gubernur se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). APPSI datang untuk mempertanyakan pemotongan dana TKD 2026 yang mencapai Rp300 triliun.

Sudirman mengatakan pentingnya perhatian terhadap pemerataan pembangunan. Terutama di sektor pendidikan dan infrastruktur jalan di wilayah yang masih mengalami ketimpangan.

“Dan ini butuh intervensi pusat. Dana TKD itu menentukan keberlanjutan program di pelosok,” paparnya.

Lebih lanjut, kata Sudirman, penguatan local content dalam pelaksanaan program pemerintah pusat di daerah juga harus jadi perhatian. Apalagi dengan pelibatan potensi lokal dalam proyek nasional akan membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah Bapak Menteri menyambut baik berbagai usulan dan pandangan dari kita. Pemerintah pusat terus berkomitmen menjaga sinergi dengan pemerintah daerah agar kebijakan fiskal nasional dapat berjalan selaras dengan kebutuhan di lapangan,” tandas Andi Sudirman. (wia/skr)

  • Bagikan