Soppeng Terbaik di Sulsel dalam Penurunan Stunting, Kini Sejajar Jakarta-Kediri

  • Bagikan
Angka prevalensi stunting di Soppeng menjadi yang tercepat di Sulsel.

​Soppeng, KOMPASNEWS – Komitmen Kabupaten Soppeng dalam upaya penanggulangan stunting menuai hasil membanggakan di kancah nasional. Berdasarkan data apresiasi terbaru dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kabupaten Soppeng tercatat sebagai daerah dengan kinerja percepatan penurunan stunting terbaik di Sulawesi Selatan.

Soppeng juga berhasil menembus jajaran 20 daerah terbaik secara nasional dari total 197 kabupaten/kota yang diapresiasi. ​Prestasi signifikan ini menempatkan Soppeng di urutan ke-20 nasional, sejajar dengan kota-kota besar yang berkinerja tinggi lainnya seperti Kota Kediri, Jakarta, dan Kota Tangerang.

Pencapaian ini menegaskan bahwa intervensi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Soppeng telah berjalan efektif dan masif.

​Sinergi dan Intervensi Terpadu

​Bupati Soppeng Suwardi Haseng, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kabar baik ini.

​”Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras kita semua. Posisi kami di urutan ke-20 nasional dan nomor satu di Sulawesi Selatan adalah bukti bahwa komitmen untuk menghadirkan generasi penerus yang sehat dan cerdas bukan hanya wacana,” ujar Bupati H. Suwardi Haseng, Kamis (11/12/2025).

​Menurut Bupati Suwardi Haseng, kunci utama keberhasilan ini terletak pada sinergi lintas sektor yang kuat. Mulai dari peran aktif Posyandu, Puskesmas, perangkat desa, hingga partisipasi seluruh elemen masyarakat, semua bergerak serentak untuk mencapai target penurunan stunting.

​Keberhasilan ini juga didorong oleh pelaksanaan intervensi gizi terpadu, peningkatan sanitasi lingkungan, serta upaya pendataan akurat yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Soppeng.

​Meski telah meraih prestasi yang membanggakan, Bupati Soppeng memastikan bahwa upaya percepatan tidak akan berhenti.

“Target kami adalah terus menekan angka stunting hingga titik terendah. Penghargaan ini adalah pemicu semangat untuk melakukan intervensi yang lebih inovatif dan memastikan setiap anak di Soppeng mendapatkan nutrisi dan lingkungan tumbuh yang terbaik,” tutup Suwardi. (ham/skr)

  • Bagikan