HIPMI Takalar Dukung Semangat PT Sinergi Gula Nusantara Perkuat Swasembada Gula Nasional

  • Bagikan

Takalar, KOMPASNEWS – Di tengah upaya pemerintah mempercepat program swasembada gula nasional, dukungan terhadap penguatan industri gula nasional terus datang dari berbagai daerah.

Salah satunya dari BPC HIPMI Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Irwan Ola yang menilai kebangkitan sektor pergulaan menjadi momentum penting memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Dukungan tersebut disampaikan seiring transformasi industri gula nasional melalui kehadiran PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) sebagai subholding komoditas gula di bawah naungan PT Perkebunan Nusantara III.

Ketua BPC HIPMI Takalar, Irwan Ola, menilai langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pergulaan Indonesia merupakan bagian dari cita-cita besar menuju kemandirian pangan dan penguatan ekonomi nasional.

“Program swasembada gula bukan hanya soal peningkatan produksi. Ini menyangkut ketahanan nasional, penguatan ekonomi rakyat, dan masa depan industri dalam negeri. HIPMI Takalar tentu mendukung penuh langkah besar pemerintah pusat tersebut,” ujar Irwan.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus mendorong percepatan swasembada gula melalui peningkatan produktivitas tebu, optimalisasi lahan, modernisasi pabrik gula, hingga penguatan hilirisasi sektor agroindustri.

Dalam konteks itu, kehadiran SGN dinilai menjadi bagian penting dari transformasi industri gula Indonesia yang diharapkan mampu memperkuat ekosistem pergulaan dari hulu hingga hilir.

Irwan mengatakan, semangat “Sinergi Gula Nusantara” tidak sekadar menjadi identitas perusahaan, tetapi juga simbol kolaborasi nasional dalam membangun kembali kejayaan industri gula Indonesia.

“Semangat Sinergi Gula Nusantara harus menjadi energi bersama dalam memperkuat swasembada gula. Indonesia memiliki potensi besar, termasuk daerah-daerah seperti Takalar yang mempunyai sejarah panjang di sektor pergulaan,” katanya.

Kabupaten Takalar sendiri dikenal sebagai salah satu daerah strategis sektor pergulaan di Sulawesi Selatan. Di daerah ini berdiri Pabrik Gula Takalar yang mulai dibangun dan beroperasi pada era pemerintahan Presiden Soeharto sekitar tahun 1980-an sebagai bagian dari penguatan industri gula nasional di kawasan timur Indonesia.

Keberadaan Pabrik Gula Takalar selama puluhan tahun dinilai telah menjadi salah satu penopang penting sektor perkebunan tebu masyarakat sekaligus penggerak ekonomi daerah, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga aktivitas usaha masyarakat di sekitar kawasan industri gula.

Sebagai putra daerah, Irwan menegaskan bahwa penguatan industri gula harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani tebu, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta pembangunan industri daerah yang berkelanjutan.

Ia juga menilai transformasi industri gula yang saat ini terus diperkuat melalui semangat SGN menjadi langkah penting dalam membangun industri gula Indonesia yang lebih modern, terintegrasi, dan berdaya saing.

Menurutnya, penguatan ekosistem pergulaan dari hulu hingga hilir harus menjadi perhatian bersama demi mendukung keberhasilan program swasembada gula sekaligus memperkuat posisi Indonesia menuju kemandirian pangan dan ketahanan ekonomi nasional.

Dukungan HIPMI Takalar terhadap agenda swasembada gula juga disebut sejalan dengan semangat yang terus dibangun Ketua BPD HIPMI Sulawesi Selatan, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, dalam mendorong pengusaha muda daerah agar aktif mengambil bagian dalam mendukung program-program strategis nasional.

Di bawah kepemimpinan Irwan Ola, HIPMI Takalar dinilai terus menunjukkan sikap progresif dengan menghadirkan dukungan terhadap berbagai isu strategis, mulai dari ketahanan pangan, penguatan industri daerah, hingga pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Indonesia harus mampu berdiri di atas kekuatan produksinya sendiri. Swasembada gula adalah bagian dari harga diri bangsa dan langkah menuju kemandirian ekonomi nasional,” tutup Irwan.

Dengan semangat kolaborasi nasional dan penguatan sektor strategis berbasis potensi daerah, HIPMI Takalar berharap program swasembada gula mampu menjadi tonggak kebangkitan industri gula Indonesia sekaligus memperkuat posisi bangsa dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi di masa depan. (Man) 

  • Bagikan