Maulid Akbar Pesisir Makassar Digelar di Paotere, jadi Wisata Religi

  • Bagikan

Makassar, KOMPASNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Maulid Akbar Pesisir di Dermaga Pelabuhan Paotere, Kamis (25/9/2025). Pemkot akan menjadikan hajatan ini sebagai kalender tahunan wisata religi.

Ribuan warga dari berbagai wilayah pesisir memenuhi area dermaga sejak sore hari. Maulid Akbar ini juga menghadirkan lintas tokoh.

Hadir Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana serta Dandim 1408/Makassar Letkol Inf Franki Susanto. Hadir juga mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dan Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suharmika.

Wali Kota Appi menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan pesisir ini menghadirkan nuansa berbeda sekaligus menjadi wujud kedekatan pemerintah dengan masyarakat nelayan.

“Alhamdulillah kita bisa menyatu dengan alam, melihat tempat ini yang penuh dengan nikmat. Begitu banyak kepala keluarga mencari nafkah di sini, menghidupi anak dan istrinya,” ujarnya.

“Kita hadir di Paotere untuk merasakan semangat perjuangan saudara-saudara kita para nelayan yang hidup berdampingan dengan damai,” tambah Munafri.

Appi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Maulid Akbar di lokasi yang dianggap saksi kehidupan pesisir Kota Makassar.

Ia berharap perayaan serupa dapat kembali digelar di tempat yang sama dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya. Appi ingin hajatan ini juga jadi wisata religi,

“Saya berharap panitia menghadirkan kembali acara ini di sini tahun depan, dengan lebih meriah dan lebih besar,” tuturnya.

Maulid Akbar Pesisir ini memiliki sejarah panjang dan sudah pernah digelar pada masa Wali Kota Makassar periode 2004–2014, Ilham Arief Sirajuddin.

Sementara Ustaz Das’ad dalam tauziahnya mengingatkan pentingnya menumbuhkan semangat persaudaraan, kepedulian sosial, dan menjaga harmoni di tengah masyarakat pesisir yang menjadi bagian penting wajah Kota Makassar. (skr)

  • Bagikan