Bantuan Pangan Oktober–November Terdistribusi di Takalar, Kades Kale Ko’mara: Sangat Berarti Bagi Warga

  • Bagikan

Takalar, KOMPASNEWS – Pemerintah pusat kembali menyalurkan bantuan pangan (Banpang) sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Takalar, alokasi bantuan pangan periode Oktober–November 2025 menyasar sebanyak 32.419 penerima.

Total bantuan yang disalurkan di Kabupaten Takalar mencapai 648.380 kilogram beras dan 129.676 liter minyak goreng. Bantuan didistribusikan secara merata ke seluruh kecamatan dan desa.

Khusus di Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Timur, bantuan pangan tersebut diterima oleh 250 PBP, yang mayoritas merupakan keluarga petani dan warga dengan kondisi ekonomi rentan, terutama di tengah masa awal musim tanam padi.

Kepala Desa Kale Ko’mara yang juga Ketua APDESI Kabupaten Takalar, Parawansyah, menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan amanah pemerintah desa kepada masyarakat.

“Pemerintah Desa Kale Ko’mara berbuat semata-mata demi kebaikan masyarakat. Banyak rintangan yang kami hadapi, namun demi kepentingan warga dan menjaga amanah, insya Allah kami siap melaksanakan yang terbaik,” ujar Parawansyah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas keberlanjutan program Bantuan Pangan yang dinilai sangat membantu masyarakat desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terlebih saat kondisi ekonomi dan musim tanam seperti sekarang,” tambahnya.

Bupati Firdaus Harap Jaga Daya Beli

Bupati Takalar, Firdaus Daeng Manye, menekankan bahwa program Bantuan Pangan merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan, khususnya bagi keluarga petani dan kelompok rentan.

Salah seorang warga penerima manfaat di Desa Kale Ko’mara mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terkhusus kepada Pemerintah Desa Kale Ko’mara yang tiada henti-hentinya memperhatikan masyarakatnya. Bantuan ini sangat membantu kami, apalagi sekarang kami baru mulai tanam padi,” ujarnya.

Sebagai informasi, bantuan pangan (Banpang) merupakan program pemerintah yang bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan disalurkan melalui Perum BULOG. Setiap PBP menerima paket bantuan berupa beras dan minyak goreng, yang bertujuan menjaga stabilitas pangan, mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, serta melindungi masyarakat dari dampak fluktuasi harga bahan pokok.

Pemerintah berharap program Bantuan Pangan periode Oktober–November 2025 ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi penguat ekonomi desa di tengah tantangan musim tanam dan kondisi sosial ekonomi yang dinamis. (diman/skr)

  • Bagikan