Takalar, KOMPASNEWS – Bupati Takalar Firdaus Dg Manye menghadiri kegiatan Kemah Bakti yang dilaksanakan di Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Timur (Poltim). Firdaus memuji Kemah Bakti ini sebagai penggerak ekonomi desa.
“Kemah Bakti memberikan dampak positif yang luas. Tidak hanya dalam penguatan nilai sosial dan kebersamaan, tetapi juga terhadap perputaran ekonomi masyarakat setempat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Firdaus.
Kemah Bakti digelar selama 3 hari, 18–20 Desember 2025. Kegiatan diikuti sekitar 200 peserta dan melibatkan Forkopimda, instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta unsur kepemudaan. Desa Kale Ko’mara bertindak sebagai tuan rumah.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Kale Ko’mara dan APDESI Kabupaten Takalar atas peran aktifnya dalam mendukung program-program yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.
“Saya mengapresiasi Kepala Desa Kale Ko’mara yang juga Ketua APDESI. Ini contoh kepemimpinan desa yang progresif dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Menurut dia, pemberitaan kegiatan-kegiatan positif seperti Kemah Bakti sangat penting untuk disampaikan secara objektif dan konstruktif. Agar masyarakat mengetahui bahwa desa-desa di Takalar terus bergerak dan berkembang.
Kepala Desa Kale Ko’mara Parawansa, yang juga Ketua APDESI Kabupaten Takalar, menyampaikan bahwa pelaksanaan Kemah Bakti ini secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Selama kegiatan berlangsung, masyarakat kami, khususnya pelaku UMKM, ikut merasakan dampak positif. Produk lokal seperti makanan, minuman, dan kebutuhan harian peserta laku terjual. Ini membuktikan bahwa kegiatan sosial juga bisa menggerakkan ekonomi desa,” ujar Parawansa
Secara tidak langsung, Parawana menegaskan bahwa Kemah Bakti menjadi contoh bagaimana sebuah kegiatan kolaboratif dapat menyentuh berbagai sektor sekaligus—mulai dari sosial, edukasi, hingga ekonomi kerakyatan.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Bupati Takalar dan seluruh unsur Forkopimda yang dinilai memberikan semangat dan kepercayaan diri bagi pemerintah desa dan masyarakat.
“Kehadiran langsung Bupati dan jajaran Forkopimda merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap desa. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan membangun desa secara partisipatif,” tambahnya.
Kegiatan Kemah Bakti ini juga diisi dengan berbagai agenda. Antara lain pembinaan kepemudaan, kerja bakti sosial, diskusi kebangsaan, serta aktivitas edukatif yang melibatkan masyarakat sekitar. (diman/skr)












