Makassar, KOMPASNEWS – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman resmi menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional Indonesia (Bapanas). Praktis, ia kini merangkap dua jabatan strategis yang menjadi sumbu pengendali sektor pangan di Tanah Air.
Seperti apa sepak terjang Amran? Amran baru saja ditunjuk jadi Kepala Bapanas menggantikan Arief Prasetyo Adi. Bapanas adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang memiliki tugas merumuskan kebijakan, koordinasi, dan pelaksanaan urusan pangan nasional.
Bapanas adalah pengendali utama, ketersediaan pangan, stabilisasi pasokan dan harga. Lembaga ini juga bertanggung jawab atas kerawanan pangan dan gizi.
Amran bukanlah sosok baru di sektor pertanian RI. Ia menjejak karier pemerintahan di periode pertama Presiden Joko Widodo. Ia dipercaya menjadi Menteri Pertanian.
Di periode kedua Jokowi, Amran tersingkir dari kabinet. Ia digantkan Syahrul Yasin Limpo, mantan Gubernur Sulsel. SYL masuk kabinet lewat kuota parpol dari Partai NasDem.
Saat SYL tersandung kasus korupsi, Jokowi kembali menunjuk Amran sebagai penggantinya. Di era pemerintahan Prabowo Subianto, Amran tetap dipercaya sebagai Mentan.
Ini bukan tanpa alasan. Sederet pencapaian di sektor pertanian ditoreh Ketua IKA Unhas itu. Grafik sektor pertanian RI meningkat pesat dalam dua tahun terakhir.
Amran juga menargetkan tak ada lagi impor beras di akhir tahun. Produksi beras sejak tahun lalu melampaui target riil.
Terakhir, tiga hari lalu Amran menyatakan Indonesia akan swasembada pangan dalam dua atau 3 bulan ke depan.
Profil Amran Sulaiman
Amran Sulaiman lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada 27 April 1968. Ia dikenal sebagai tokoh Sulsel yang menjabat di pemerintahan.
Pendidikannya banyak dihabiskan di Makassar dengan menempuh studi bidang pertanian. Dengan gelarnya, ia memiliki nama lengkap Dr Ir H Andi Amran Sulaiman, MP.
Berikut pendidikan tingginya.
1. S1 di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (1988-1993)
2. S2 Pertanian Universitas Hasanuddin (2002)
2. S3 Ilmu Pertanian (2008-2012)
Amran menyelesaikan gelar doktoralnya dengan predikat terpuji atau cumlaude. Kiprahnya di bidang pertanian pun mendapatkan penghargaan.
Amran mendapatkan penghargaan dari Presiden RI berupa Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan FKPTPI Award di Bali dan Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden RI pada 2020. (skr)
Karier Amran Sulaiman
– Berkarier di PTPNXIV
– Direktur dan Founder Tiran Group
– Menteri Pertanian (Mentan) periode 2014-2019
– Dosen Universitas Hasanuddin
– Anggota ex-officio MWA Unhas sebagai Ketua IKA Unhas
– Mentan periode ke-2 Presiden Jokowi (2023)
– Mentan Kabinet Merah Putih
– Kepala Bapanas (2025)












