Makassar, KOMPASNEWS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan investasi sebesar Rp 22,5 triliun pada tahun 2026. Ini sesuai dengan target yang diberikan pemerintah pusat dan juga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Asrul Sani. Ia mengatakan nilai target tersebut relatif kecil dibanding daerah lain.
Saat ini capaian investasi Sulawesi Selatan secara nasional masih berada pada kisaran peringkat 21 atau 22. Untuk mencapai target tersebut, pemetaan potensi investasi telah dilakukan.
“Untuk mencapai target tersebut kami telah memetakan seluruh potensi komoditi unggulan di setiap kabupaten dan kota,” ujar Asrul Sani, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurutnya, langkah yang dilakukan ini sangat penting untuk mengetahui potensi komiditi unggulan yang bisa dikembangkan, sehingga database ini menjadi perlu untuk menarik minat para investor.
“Langkah awal ini sangat penting agar kita memiliki basis data yang kuat dalam menarik minat para investor,” lanjutnya.
Dari total 28 komoditas yang menjadi prioritas investasi nasional, Sulawesi Selatan menyumbang tujuh komoditas unggulan utama. Pemerintah daerah kini berfokus mengoptimalkan sektor-sektor strategis tersebut guna menembus pasar ekspor global.
“Secara nasional ada 28 komoditas prioritas dan khusus di wilayah Sulsel terdapat 7 komoditas masuk prioritas ekspor,” jelas Asrul.
Ia mengaku cukup optimis sektor unggulan daerah ini mampu memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional ke depan,
“Selain melakukan pemetaan, kami juga aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk gencar mempromosikan potensi investasi daerah,” ungkap Asrul.
“Salah satu wadah strategis yang kami optimalkan adalah melalui pelaksanaan Forum Pinisi Sultan secara berkelanjutan,” sambungnya.
Pertemuan intensif dengan berbagai pemangku kepentingan juga telah digelar untuk merumuskan kebijakan taktis yang efisien. Sinergi ini diharapkan dapat mendongkrak realisasi investasi Sulawesi Selatan secara signifikan sepanjang tahun 2026. (skr)












