HUT Ke-80 TNI, Dandim Takalar Pimpin Ziarah ke TMP Polongbangkeng

  • Bagikan
Dandim 1426/Takalar Letkol Inf Faizal Amin memimpin ziarah ke TMP Polongbangkeng.

Takalar, KOMPASNEWS – Komando Distrik Militer (Kodim) 1426/Takalar melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Polongbangkeng, Kabupaten Takalar, Jumat (3/10/2025). Ziarah ke TMP sebagai rangkaian menyambut HUT ke-80 TNI.

Ziarah dipimpin Dandim 1426/Takalar Letkol Inf Faizal Amin. Turut jajaran personel Kodim 1426/Takalar, Yonif 726/Tamalatea, Minvedcad 20/Takalar, Polres Takalar, dan Persit KCK Cabang XXXIV Dim 1426/Takalar.

Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta dan peletakan karangan bunga di tugu TMP Polongbangkeng. Kemudian acara ditutup dengan tabur bunga di pusara para pahlawan sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka.

Letkol Inf Faizal Amin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian peringatan HUT TNI ke-80 sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi kepada para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ziarah ini bukan sekadar ritual, tetapi refleksi sejarah dan pengingat abadi bagi seluruh prajurit TNI bahwa kemerdekaan ini diraih dengan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan. Semangat juang dan nilai-nilai perjuangan mereka harus terus hidup di dada setiap prajurit dan generasi muda bangsa,” tegas Dandim.

Menurut Dandim, nilai-nilai kepahlawanan seperti keberanian, keikhlasan, dan cinta tanah air wajib diteladani dalam kehidupan sehari-hari. TNI hari ini, kata dia, harus menjadi penjaga teguh warisan perjuangan dengan menunjukkan kinerja terbaik, loyalitas tinggi, dan karya nyata untuk rakyat.

“Kami bertekad meneruskan perjuangan para pahlawan melalui pengabdian tanpa batas kepada rakyat, mengawal pembangunan bangsa, dan memastikan TNI selalu hadir di tengah rakyat sebagai pelindung dan perekat persatuan bangsa,” ungkapnya.

Letkol Inf Faizal Amin menegaskan, peringatan HUT TNI ke-80 bukan hanya momentum seremonial. Tetapi peneguhan komitmen TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“Kami ingin menjadikan momen ini sebagai pemacu semangat juang baru, bahwa TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk rakyat. Dengan semangat itu, kita terus bergerak bersama membangun Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan bermartabat,” tutup Dandim. (diman/skr)

  • Bagikan