LAMPUNG SELATAN – RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan adanya jenazah laki-laki tanpa identitas yang hingga kini belum diketahui pihak keluarganya. Pengumuman tersebut disampaikan sebagai upaya membantu proses identifikasi sekaligus membuka peluang agar keluarga korban segera ditemukan.
Jenazah tersebut ditemukan pada Minggu, 24 Mei 2026, di sekitar kawasan Pantai Ketang, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dan diantar petugas Polsek Kalianda ke RSUD Bob Bazar untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban berjenis kelamin laki-laki dewasa dengan rentang usia sekitar 30 hingga 40 tahun. Tinggi badan diperkirakan antara 170 hingga 180 sentimeter, dengan kondisi gizi dinilai cukup.
Dari ciri umum yang berhasil diidentifikasi, korban memiliki warna kulit kuning langsat, rambut pubis berwarna hitam, dalam kondisi telah disunat, serta bagian alat kelamin masih tersisa sebagian. Tim medis juga memperkirakan korban telah meninggal lebih dari dua pekan, dilihat dari kondisi jaringan tubuh yang masih tersisa.
Selain itu, terdapat sejumlah tanda khusus yang dinilai dapat membantu proses identifikasi, di antaranya bekas luka lama pada bagian pergelangan hingga tungkai bawah kaki kiri berukuran sekitar 13 x 6 sentimeter, serta bekas luka lain di area pergelangan kaki berukuran 8 x 6 sentimeter dengan warna cokelat kehitaman dan bentuk tidak beraturan.
Korban juga memiliki panjang telapak kaki sekitar 26 sentimeter atau setara ukuran sepatu 41, dengan ciri ibu jari kedua kaki lebih pendek dibanding jari kedua.
Direktur RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Djohardi, mengatakan hingga saat ini belum ada pihak keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengonfirmasi identitas korban.
“Bila ada pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, dapat segera menghubungi RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM,” kata Djohardi dalam surat bernomor 00.1.5/1481/VI.02/2026 tertanggal 26 Mei 2026.
Pihak rumah sakit berharap informasi ini dapat tersebar luas sehingga keluarga korban dapat segera ditemukan dan proses penanganan jenazah dapat dilakukan sesuai prosedur.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban dapat menghubungi kontak petugas atas nama Suprinato di nomor 0813-6900-2524. (Nzr/Kmf)












